Dikutip dari
Reuters, emas spot anjlok 1,1 persen menjadi 2.885,13 Dolar AS per ons. Sebelumnya, emas spot sempat mencapai rekor tertinggi 2.956,15 Dolar AS pada Senin, yang didorong arus masuk aset safe haven.
Harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 1,2 persen menjadi 2.895,9 Dolar AS per ons.
Indeks Dolar (Indeks DXY) melesat 0,7 persen, membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Investor menunggu data inflasi Amerika yang dapat menjelaskan jalur kebijakan moneter Federal Reserve. Fokus investor juga beralih ke indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika yang akan dirilis hari ini.
Pasar memperkirakan the Fed akan melakukan setidaknya dua kali pemotongan suku bunga tahun ini, dengan sekitar 55 basis poin pelonggaran yang diperkirakan terjadi pada 2025.
Harga perak spot turun 1,2 persen menjadi 31,45 Dolar AS per ons. Platinum juga turun 1,2 persen menjadi 954,05 Dolar AS. Paladium bernasib sama, turun 0,6 persen menjadi 921 Dolar AS.
BERITA TERKAIT: