Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Ronggolawe Sahuri, menjelaskan bahwa pabrik yang tutup adalah milik PT Sanken Indonesia, bukan PT Sanken Argadwija, produsen elektronik rumah tangga yang dikenal luas.
"Tidak ada kaitannya dengan Sanken (PT Sanken Argadwija, Tangerang), yang memproduksi peralatan rumah tangga," kata Ronggolawe dalam keterangan resminya.
PT Sanken Indonesia diketahui bergerak di bidang produksi peralatan listrik industri, seperti Switch Mode Power Supply (SMPS) dan transformer, dengan pabrik berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.
Sementara itu, PT Sanken Argadwija yang berbasis di Tangerang, Banten, memproduksi peralatan elektronik rumah tangga, seperti kulkas dan dispenser.
Direktur Marketing PT Sanken Argadwija, Esmond H. Tirtajasa, juga menegaskan bahwa perusahaannya tidak terdampak oleh penutupan pabrik tersebut.
“Kesamaan nama Sanken diharapkan tidak membuat masyarakat bingung," katanya dalam unggahan Sanken di akun Instagram resmi @sankencorp pada Jumat 21 Februari 2025.
Bahkan, PT Sanken Argadwija, kata Esmond, tengah bersiap melakukan ekspansi dengan membuka pabrik baru di Cirebon, Jawa Barat, guna memenuhi permintaan yang terus meningkat.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena jaringan service Sanken yang tersebar di seluruh Indonesia tetap berjalan normal dan akan lebih ditingkatkan lagi," tegasnya.
BERITA TERKAIT: