Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam rangkaian pameran dagang Trade Expo Indonesia ke-39 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten pada Rabu, 9 Oktober 2024.
Menurut Mendag yang akrab disapa Zulhas itu, penandatanganan ini menjadi momen bersejarah dalam perdagangan Indonesia, karena lebih dari 100 perjanjian ditandatangani di waktu yang bersamaan dengan nilai melebihi 15 miliar Dolar.
“Hari ini, kita menyaksikan momen bersejarah dengan ditandatanganinya 183 komitmen dagang antara pelaku usaha asing dari 20 negara dan pelaku usaha Indonesia senilai 15,32 miliar Dolar. Capaian ini tidak hanya besar dari segi nilai, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat perdagangan Indonesia di panggung internasional,” ujar Zulhas, dikutip Kamis, 10 Oktober 2024.
Adapun pelaku usaha atau importir yang melakukan penandatanganan antara lain berasal dari India, Singapura, Inggris, Spanyol, Australia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Malaysia, Meksiko, Belanda, Turki, Italia, Jerman, Afrika Selatan, Mesir, Amerika Serikat, dan Arab Saudi.
Beberapa produk Indonesia yang menjadi komitmen bisnis, di antaranya produk perkebunan, makanan dan minuman, ban kendaraan, jasa tenaga kerja, kelapa kering, serta jasa konstruksi.
"Dengan ditandatanganinya komitmen dagang ini, Indonesia tidak hanya berbisnis, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan mitra-mitra dagang. Kami yakin komitmen dagang ini akan membawa manfaat besar bagi pelaku usaha Indonesia maupun pembeli mancanegara,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.
Meski demikian penandatanganan komitmen dagang ini, kata Zulhas hanyalah awal dari perjalanan. Tantangan sesungguhnya yaitu memastikan kerja sama pelaku usaha Indonesia dengan pembeli berjalan lancar dan menguntungkan kedua belah pihak.
"Kita terus menjaga semangat kerja sama ini dengan optimisme dan inovasi. Kami harap, momentum ini menjadi batu loncatan untuk kerja sama yang lebih besar dan lebih luas di masa mendatang. Marilah kita bersama-sama berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: