Dalam pernyataan terbarunya, Ortberg yang mengambil alih pada bulan Agustus mengatakan kepala Boeing Defense, Space & Security, Ted Colbert akan meninggalkan unit tersebut dan Steve Parker, kepala operasi unit tersebut, akan mengambil alih tanggung jawab Colbert hingga penggantinya ditunjuk di kemudian hari.
"Pada titik kritis ini, prioritas kami adalah memulihkan kepercayaan pelanggan dan memenuhi standar tinggi yang mereka harapkan dari kami untuk mendukung misi penting mereka di seluruh dunia," tulis Ortberg dalam email kepada karyawan pada Jumat, seperti dikutip dari
Reuters, Sabtu (21/9).
"Dengan bekerja sama, kami dapat dan akan meningkatkan kinerja kami dan memastikan kami memenuhi komitmen kami," ujarnya.
Bisnis antariksa Boeing telah mengalami kemunduran yang signifikan, terutama keputusan NASA baru-baru ini untuk mengirim kapsul Starliner Boeing pulang tanpa astronot yang merupakan hasil dari kesalahan selama bertahun-tahun.
Starliner telah merugikan Boeing sebesar 1,6 miliar dolar AS karena kelebihan biaya sejak 2016, menurut analisis Reuters atas pengajuan sekuritas.
Kepergian Colbert terjadi pada saat Boeing berupaya menghemat uang dengan mengumumkan cuti bagi ribuan pekerja kerah putih di tengah pemogokan yang dilakukan lebih dari 32.000 pekerjanya.
Boeing juga menghadapi masalah signifikan setelah pesawat 737 MAX 9 milik Alaska Airlines pada bulan Januari mengalami keadaan darurat di udara setelah kehilangan empat baut utama.
BERITA TERKAIT: