“Pertumbuhan jumlah tenaga kerja muda di Indonesia sejalan dengan karakteristik hubungan kerja yang lebih fleksibel,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8).
Anwar menyebut, tenaga kerja muda mempunyai kemampuan penggunaan teknologi digital yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Kondisi ini menciptakan dinamika pekerjaan dan hiburan menjadi tersamarkan, terutama dalam bentuk pekerja digital nomaden yang menerapkan konsep
worktainment.
Meskipun pasar kerja sekarang ini sangat kompetitif, ia menyarankan tenaga kerja muda untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya.
“Pengembangan kompetensi dapat menjadi peluang meraih kesuksesan di masa depan,” tutupnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: