Apresiasi Kejujuran Jokowi, Rizal Ramli Kemudian Berpesan Tinggalkan Ekonomi Neoliberalisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/rilis'>TIM RMOL.ID</a>
LAPORAN: TIM RMOL.ID
  • Rabu, 15 April 2020, 12:59 WIB
Apresiasi Kejujuran Jokowi, Rizal Ramli Kemudian Berpesan Tinggalkan Ekonomi Neoliberalisme
Rizal Ramli/Net
rmol news logo Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang bicara blak-blakan terkait proyeksi pertumbuan ekonomi Indonesia akibat pandemik virus corona baru (Covid-19).

Kepala negara mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terkoreksi cukup tajam akibat pandemik ini.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini menanggapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut sebagai sebuah sikap yang baik bahkan penting.

"Awal yang bagus Pak. Akui masalah, jujur terhadap fakta-fakta adalah awal yang penting," ujar Rizal Ramli di Jakarta, Rabu (15/4).

Menurut RR sapaan akrabnya, yang penting dilakukan selanjutnya adalah mengubah strategi dan kebijakan yang ada, sehingga responsif dengan situasi yang ada.

"Strategi dan kebijakan harus berubah, kalau tidak makin ambyar," ternagnya.

Adapun strategi lama yang selama ini terbukti gagal harus ditinggalkan.

"Srategi lama, neoliberalism dan austerity, yang selama 6 tahun pemerintah Jokowi gagal untuk mengangkat ekonomi tumbuh di atas 6 persen per tahun, harus segera ditinggalkan. Strategi ekonomi neoliberalisme itu hanya menggandalkan utang jor-joran tanpa menciptakan nilai tambah," tutup RR. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA