"Peningkatan kesejahteran petani adalah jalan untuk mewujudkan kedaulatan pangan," kata Gurubesar Fakultas Pertanian IPB, Dwi Andreas Santosa, dalam diskusi kamisan dengan tema "Perjuangan Kedaulatan Pangan" di kantor DPP Taruna Merah Putih, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat (Jumat, 2/1).
Andreas mengingatkan bahwa pada tahun 1997 terjadi penurunan produksi beras, dan menjadi salah satu penyebab inflasi. Sementara itu, data Kementan dengan FAS USDA cukup jauh, dan harga beras mulai naik dari Oktober 2017.
"Impor beras terbesar tahun 2011," ungkapnya.
Andreas menekankan agar kebijakan negara perlu mengedepankan bahan makanan lokal. Harus pula ada ketegasan untuk menghentikan impor jika sudah masuk panen raya.
"HPP 3.700 mencederai petani, karena inflasi yang lebih tinggi. HPP mesti dinaikkan. Minimum Rp 4.300," demikian Andreas.
Selain Andreas, hadir dalam diskusi TMP pimpinan Maruarar Sirait ini, anggota Komisi IV DPR Fraksi PDI Perjuangan Ono Surono dan Ketua Umum PP GMKI Sahat M.P Sinurat.
[wid]
BERITA TERKAIT: