Permintaan tersebut disampaikan terkait sorotan terhadap Susi Pudjiastuti belakangan ini lantaran kebijakannya dianggap merugikan nelayan kecil.
Kebijakan kontroversi tersebut yakni, Peraturan Menteri (Perma) Nomor 2 tahun 2015 Tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkap Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Kemudian Permen KKP Nomor 71 Tahun 2016 Tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Tangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Permen KKP Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster, Kepiting, dan Rajungan.
Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan pihaknya bakal sekuat tenaga mempertahankan Susi untuk untuk tetap di kabinet meski kebijakan yang dikeluarkan Susi menyusahkan nelayan.
"Beri kesempatan Bu Susi berkarya. Karena saya pengagum Bu Susi dan saya mendukung Bu Susi sepenuhnya. Tetapi tolong masalah-masalah begini jangan bikin PKB pusing. Karena PKB pendukung Bu Susi masak jadi pusing," ungkap Muhaimin saat ditemui di Gedung DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
Dalam kesempatan itu Muhaimin menerima sejumlah nelayan yang mengeluarkan berbagai kebijakan Menteri Susi.
Lebih lanjut Muhaimin menilai, kontroversi kebijakan Susi sebenarnya bisa dipecahkan jika pemerintah mau duduk bersama dengan para nelayan, seperti kerap dilakukan Muhaimin saat menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
"Seharusnya antara ancaman dari kebutuhan hidup masyarakat nelayan dengan menjaga lingkungan ataupun pelestarian lingkungan dalam satu kesatuan, tidak bisa dipisah-pisah. Saya yakin nelayan itu punya sikap mempertahankan lingkungan sendiri. Makanya tidak ada pilihan untuk duduk bersaama-sama turun ke lapangan," demikian tokoh yang akrab disapa Cak Ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: