Hal itu disampaikan kembali oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin dalam Seminar Nasional Sejuta Rumah Untuk Rakyat yang diselenggarakan Masyarakat Peduli Perumahan dan Pemukiman Indonesia (MP3I) di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Selasa, (25/4).
Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik pada tahun 2015, terdapat 11,8 juta keluarga di Indonesia belum memiliki rumah. Angka tersebut turun dibandingkan tahun 2010 yakni 13,5 juta keluarga.
Sedangkan rumah yang tak layak huni tercatat masih sebanyak 3 juta rumah.
"Dilatarbelakangi kondisi ini pemerintah menargetkan kurun waktu 5 tahun dapat dibangun satu juta rumah dan peningkatan kualitas 1,5 juta rumah tak layak huni," kata Syarif, yang hadir mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Apalagi program tersebut telah dicanangkan Presiden Jokowi pada tahun 2015 silam. Program ini merupakan gerakan bersama antara pemerintah dan pengembang dalam mengembangkan hunian yang layak dan terjangkau.
MP3I diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan MBR serta untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam implementasi kebijakan ini.
"Kita ingin cari solusi paling cepat bersama asosiasi pengembang untuk membangun pemukiman yang layak huni dan murah," demikian Syarif.
[zul]
BERITA TERKAIT: