Bedah buku juga diselenggarakan dalam rangka mempublikasikan keberadaan perpustakaan yang memiliki dokumen-dokumen bermanfaat bagi publik.
Buku yang dibedah kali ini adalah 'Catatan Najwa' bersama penulisnya, Najwa Shihab yang saat ini berprofesi sebagai presenter sekaligus Duta Buku 2016-2020.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengajak para pegawai di lingkungan Kementerian PUPR dan mahasiswa untuk menanamkan minat baca sejak dini. A
jakan Menteri Basuki ini didasari oleh hasil penelitian yang menyatakan bahwa dari 61 negara yang disurvei, Indonesia menempati urutan ke-60 sebagai negara yang masyarakatnya kurang memiliki minat membaca.
"Membaca buku bisa dilakukan saat menuju ke kantor dan saat perjalanan dinas ke daerah. Mari kita biasakan membaca buku. Baca, baca, dan baca," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/4).
Sementara itu dalam catatannya, Najwa Shihab menjelaskan bahwa dari suatu penelitian, membaca buku selain untuk mendapatkan informasi juga dapat memperpanjang umur, membuat bahagia dan mencegah pikun, termasuk membuat keluasan hati dan lebih berkualitas.
"Rasa minat membaca bisa dikenalkan sejak kecil dengan terbiasa membeli buku dan dimulai dari hal-hal yang menjadi hobi masing-masing. Luangkan waktu minimal 20 menit sehari untuk membaca. Atau mencicil baca buku lima menit di pagi hari, lima menit di siang hari, lima menit di sore hari dan lima menit di malam hari," ajak Najwa.
Sebagai Duta Baca, Najwa juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat membantu anak-anak di seluruh pelosok negeri agar memiliki akses memperoleh buku-buku bacaan.
"Telah banyak upaya yang dilakukan oleh teman-teman komunitas di daerah untuk mengajak anak-anak mencintai buku dan gemar membaca buku. Namun upaya ini masih kurang dan tetap memerlukan dukungan dari berbagai pihak terutama dalam hal menyediakan buku-buku yang menarik dan bermanfaat buat anak-anak di daerah," tutur Najwa.
Dalam rangka mengembangkan minat baca bagi karyawan Kementerian PUPR, saat ini juga telah mengembangkan perpustakaan yang sangat representatif dan mempunyai banyak koleksi buku terkait dengan penyelenggaraan infrastruktur PUPR.
Perpustakaan PUPR dikemas dengan menarik agar pembaca nyaman berada di perpustakaan yang mempunyai koleksi buku berjumlah lebih dari 8.200 buku baik bidang PUPR (Sumber Daya Air, Konstruksi, Bina Marga, Cipta Karya, Perumahan) maupun koleksi umum lainnya.
Koleksi lain dari Perpustakaan Kementerian PUPR adalah koleksi peta, audio visual, dan hasil penelitian. Perpustakaan PUPR bukan hanya untuk pegawai PUPR, tapi juga dapat diakses oleh para peneliti, akademisi, dan umum. Di samping itu juga sedang dikembangkan perpustakaan digital yang dapat diakses secara online
.[wid]
BERITA TERKAIT: