Pemerintah Indonesia menginisasi pembuatan indeks transportasi yang berkelanjutan bekerjasama dengan lembaga PBB Economics and Social Comission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP).
"Inisiatifnya adalah membuat suatu indeks seperti apa transportasi berkelanjutan, supaya kita punya batasan dan
achievement yang harus kita lakukan," terang Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Kamis (2/3).
Mantan Dirut Angkasa Pura II ini menjelaskan, Jakarta dan beberapa kota besar lain di Indonesia sudah menginisasi transportasi yang berkelanjutan seperti MRT, LRT dan BRT. Indonesia kini tengah dalam perjalanan mengimbangi negara-negara yang transportasinya sudah lebih dahulu maju seperti China, Jepang, Korea dan Singapura.
Melalui pertemuan regional ini, Budi menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya juga punya inisiasi sendiri tentang transportasi berkelanjutan.
"Indonesia bukan
follower, tapi punya inisiatif yang kuat untuk pengembangan transportrasi yang berkelanjutan," tegas Budi.
Kendati demikian, dirinya berharap pertemuan ini dapat semakin menginspirasi Indonesia untuk mengelola transportasi yang berkelanjutan serta ajang tukar pikiran dengan lembaga-lembaga dunia serta delegasi negara-negara yang ikut dalam regional meeting tersebut.
"Kita belajar dan
sharing tentang transportasi dengan UN ESCAP dan The Korea Transport Institute untuk meningkatkan pelayanan transportasi," pungkas Menteri Budi.
[rus]
BERITA TERKAIT: