Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Imam Santoso, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan rutin organisasi-organisasi air di Asia serta wakil pemerintah negara member NARBO untuk bertukar pikiran serta sharing pengalaman menangani persoalan sumber daya air di negara masing-masing.
"Kita
sharing pengalaman, di dalam organisasi jaringan yang kita bentuk bersama-sama.
Sharing bagaimana kesulitan dan apa yang harus kita lakukan tentang penanganan sumber daya air," kata Imam di Gedung Direktorat SDA, Kementerian PUPR, Kamis, (23/2).
NARBO dibentuk tahun 2004, digagas oleh Basuki Hadimuljono pada masa itu sebelum menjabat Menteri PUPR. NARBO kala dibentuk terdiri dari 11 negara partisipan. Kini, sudah ada 19 negara dan 91 organisasi yang bergabung.
"Indonesia mirip dengan negara di Asia lain. Jadi kita bisa sama-sama tukar pikiran menangani persoalan air," ujar Imam.
[zul]
BERITA TERKAIT: