PP Properti Targetkan Dana Right Issue Rp 1,5 Triliun

Penuhi Kebutuhan Ekspansi

Senin, 30 Januari 2017, 09:33 WIB
PP Properti Targetkan Dana Right Issue Rp 1,5 Triliun
Foto/Net
rmol news logo Anak usaha PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT PP Properti (PPRO) Tbk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dan tambahan modal pe­rusahaan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat mengatakan, stock split PPRO akan mendorong likuiditas perdagangan sa­ham perusahaan di pasar modal. Hal ini sekaligus memperkuat aksi rights issue dengan men­dorong harga saham perseroan ke harga wajar yang ditetapkan analis sebesar Rp 1.420 per saham.

"Kami merencanakan rights issue dengan target dana senilai Rp 1,5 triliun yang digunakan untuk ekspansi dan tambahan belanja modal," ujarnya, di Ja­karta, Jumat (27/1).

Kini, saham beredar PPRO mencapai 14,04 miliar lem­bar saham dengan saham yang kini dimiliki publik menca­pai 4,91 miliar lembar saham. Menurutnya, right issue menjadi salah satu sumber pendanaan yang perlu dilakukan tahun ini karena perseroan menyiapkan belanja modal mencapai Rp 1,90 triliun.

"Capex akan digunakan untuk melanjutkan rencana ekspansi proyek existing dan sejumlah proyek baru," katanya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), perse­roan tidak hanya membahas persetujuan melakukan aksi korporasi saja.

Dalam RUPSLB tersebut, katanya, ada agenda lainnya yakni meminta persetujuan untuk mengubah anggaran dasar perseroan dan persetujuan Pe­rubahan Pengurus Perseroan yakni penambahan dua orang komisaris.

"Kami mengusulkan dua calon komisaris yakni Lukman Hi­dayat dan Kelik Wirawan Wahyu Widodo," tandasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA