Sedangkan untuk tahun ini, komponen harga yang diatur oleh pemerintah berpotensi memberikan banyak dikontriÂbusi terhadap inflasi.
"Salah satu tantangan yang tidak mudah. Karena kebiÂjakan fiskal 2017 yang sudah di-
approve dewan bersama pemerintah, ada beberapa polÂicy dalam kebijakan APBN perubahan alokasi subsidi dan cara pembayaran subsidi yang berimplikasi beberapa barang dan komoditas," ungkap Sri Mulyani dalam acara CIMB Niaga Economic Forum 2017, di Jakarta, kemarin.
Oleh karena itu, Ani, pangÂgilan akrab Sri Mulyani, menuÂturkan, perlunya mengubah strategi supaya inflasi tetap stabil. Menurutnya, pemerÂintah perlu menjaga keseimÂbangan dari sisi harga pangan bergejolak (
volatile food) dan inflasi inti.
Kepala Ekonom PT Bank Tabungan Negara Tbk Winang Budoyo sependapat bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak, akan menekan inflasi sepanÂjang tahun ini.
"Harga minyak mentah mulai bergerak naik. Hal ini akan diirÂingi oleh ketidakpastian global seperti rencana kebijakan ekÂspansif Amerika Serikat ala Donald Trump, dampak Brexit dan faktor geopolitik di Eropa yang cenderung menyebabkan dolar Amerika Serikat ikut meÂnanjak," terangnya.
Namun demikian, Winang optimistis kenaikan inflasi tidak akan banyak.
Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporÂkan, Indonesia mencatatkan inflasi sebesar 0,42 persen pada Desember 2016. Adapun tingÂkat inflasi untuk tahun kalender (Januari-Desember) mencapai 3,02 persen.
Sebelumnya, Tim PengenÂdalian Inflasi (TPI) dan KelÂompok Kerja Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Pokjanas TPID) telah mengÂgelar rapat untuk menghadapi tekanan inflasi tahun ini.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menÂgatakan, pemerintah dan BI akan berupaya menjaga target inflasi di angka 4 persen plus minus 1 persen untuk tahun 2017.
Agus menyebutkan tantanÂgan dalam menjaga inflasi tahun ini. Dari sisi eksternal, ada kenaikan harga komoditas dunia. Hal ini diproyeksi akan mengerek kenaikan harga. Dari sisi internal, tantangannya, pencabutan subsidi listrik 900 volt ampere (VA), dan penyeÂsuaian harga bahan bakar minÂyak (BBM) umum. ***
BERITA TERKAIT: