Pelabuhan tersebut adalah bagian dari proyek tol laut yang jadi program prioritas pemerintahan Joko Widodo, dan akan dilewati kapal dari Jakarta, Surabaya, Makassar Bitung, hingga ke Papua. Hingga kini sudah dilewati oleh kapal-kapal milik PT Pelni dan tidak lama lagi akan disinggahi kapal-kapal besar.
"Kami berharap Pak Luhut dan Presiden meresmikan pelabuhan ini," ujar Ghani di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (21/11).
Selain itu, Ghani juga melakukan pembahasan bersama Menko Luhut terkait pengembangan smelter dan industri nikel di Maluku Utara.
Pembuatan smelter baru dimulai dengan kapasitas empat tungku. Ia membeberkan bahwa pihaknya akan membangun lagi smelter bekerjasama dengan negara China.
Terkait sektor perikanan di Maluku Utara, pemerintah Maluku Utara akan menggelar agenda memancing ikan yang dihadiri oleh ribuan orang.
"Kami akan bikin kompetisi memancing internasional di Morotai. Hasil pancingnya nanti kita berikan ke masyarakat," jelasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: