Pasalnya, ternyata distributor smartphone dan gadget terkenal, Erajaya sudah mengekspansi pasar Singapura dan Malaysia.
Melalui anak perusahaannya, Eraphone, mereka telah memiliki empat outlet di Singapura. Perusahaan distributor dan retail ini juga telah memiliki 78 center di hampir semua provinsi di Indonesia.
"Kita juga memiliki 576 ritel outlets, di termasuk di Singapura dan Malaysia," ujar CEO Erajaya, Hasan Aula kepada wartawan, Kamis, (9/6).
Tahun 2016, perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ini menargetkan penjualan di angka Rp 22 triliun atau naik 20 persen dari pendapatan tahun lalu. Untuk mewujudkan itu, Hasan membeberkan, pihaknya akan menumbuhkan lagi retail dan ekspansi eraphone di banyak tempat.
Selain itu, di tengah ketatnya persaingan ekonomi dan maraknya e-commerce, pihaknya akan mensupport penjualan melalui e-commerce agar tetap eksis, kendati masih berfokus pada penjualan gadget secara fisik, atau membuka gerai outlet.
"Di tahun 2016 terjadi kenaikan penjualan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan penjualan dari semua segmen, terutama handset dan aksesoris," paparnya.
Sampai dengaan saat ini, distribustor asli Indonesia tesebut sudah memiliki 78 titik distribusi dan 576 outlet Eraphone, iBox, dan Switch, dan bekerjasama dengan 34 ribu toko retail pihak ketiga.
[wid]
BERITA TERKAIT: