Pasar Murah BNI Di 70 Lokasi Dimulai Dari Maumere

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 20 Mei 2016, 14:52 WIB
Pasar Murah BNI Di 70 Lokasi Dimulai Dari Maumere
rmol news logo Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berbagi kebahagiaan dengan menggelar rangkaian Pasar Murah Berbagi Sembako BNI di 70 lokasi yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Pasar Murah Berbagi Sembako BNI pertama dilaksanakan di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jumlah 70 lokasi Pasar Murah merupakan representasi kegembiraan bank  yang dibangun setelah kemerdekaan Republik Indonesia pada 5 Juli 1946.

Pembukaan dimulainya Rangkaian Program Pasar Murah Berbagi Sembako BNI ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Sikka, Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat (20/5) oleh Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dan Direktur Tresuri dan Internasional BNI Panji Irawan. Acara Kick Off Pasar Murah BNI ini dilaksanakan dengan berakhirnya Etape I Tour de Flores yang juga didukung BNI. Etape I Tour de Flores berlangsung dengan start dari Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan berakhir di Maumere, Kabupaten Sikka.

Panji Irawan mengungkapkan, sebanyak 35.000 paket bahan makanan pokok  disiapkan pada Pasar Murah Berbagi Sembako di seluruh Indonesia. Daerah-daerah yang terpilih penyelenggaraan Pasar Murah Berbagi Sembako BNI ditentukan berbagai syarat yaitu merupakan daerah yang masih memiliki masyarakat prasejahtera sesuai  masukan Dinas Sosial Pemerintah Daerah setempat serta merupakan daerah-daerah asal keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di 70 titik lokasi penyelenggaraan Pasar Murah ini tersebar di 15 Kantor Wilayah BNI. Ke-70  titik  tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan merupakan representasi dari angka HUT BNI yang ke -70," terangnya.

Penerima Sembako Gratis pada Pasar Murah Berbagi Sembako BNI kali ini berasal dari berbagai kawasan di Kabupaten Sikka, yaitu Kecamatan Kota, Kecamatan Alok, Kecamatan Alok Timur, Kecamatan Alok Barat, Kecamatan Kangae, dan Kecamatan Magepanda. Total penerima sembako di Maumere berjumlah 1.000 orang.

Paket sembako  dibagikan tersebut berisi Beras, Tepung Terigu, Gula, Minyak goreng, Kopi, Mie Instan, dan Susu. Selain pembagian paket sembako gratis acara Pasar Murah Berbagi Sembako BNI ini dirangkai kegiatan CSR yakni pemeriksaan kesehatan gratis dan penyerahan hadiah langsung untuk penerima sembako.

Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi terbesar ke-11 di Indonesia sebagai daerah asal para TKI. Maumere tergolong daerah yang menerima kiriman uang dari luar negeri yang cukup aktif. Transaksi Incoming Transfer khususnya dari TKI di luar negeri ke Maumere tahun 2014 ke 2015 meningkat 9,50%.

Panji Irawan mengungkapkan, BNI telah menyediakan beragam fasilitas yang khusus diberikan para TKI dan keluarga TKI. Fasilitas tersebut antara lain pelatihan wirausaha bagi TKI sebagai bekal kembali ke tanah air setelah kontrak kerjanya di luar negeri habis.

BNI juga semakin mendekatkan diri kepada TKI di negara-negara tempat mereka bekerja dengan memaksimalkan layanan di kantor-kantor cabang luar negeri yaitu di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Osaka, Seoul, London dan New York. Sementara untuk keluarga TKI di tanah air, BNI juga secara reguler menggelar Pasar Murah.

Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera mengungkapkan, acara berbagi yang dipersembahkan BNI ini merupakan salah satu kepedulian terhadap masyarakat Sikka dan sekitarnya. Kedekatan masyarakat Sikka dengan BNI dapat dimanfaatkan dengan menggunakan produk-produk perbankan yang disiapkan BNI untuk memudahkan masyarakat  bertransaksi dan menyimpan sebagian penghasilan demi kebutuhan keluarga di masa mendatang. [zul]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA