Menteri Saleh Klaim Banyak Industri Tumbuh Ketimbang Tutup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 02 April 2016, 14:20 WIB
Menteri Saleh Klaim Banyak Industri Tumbuh Ketimbang Tutup
saleh husin/net
rmol news logo Akhir-akhir ini, tidak sedikit perusahaan asal luar negeri yang hengkang dari Indonesia. Kondisi ini disebut-sebut sebagai dampak deindustrialisasi di Indonesia.

Menteri Perindustrian, Saleh Husein menyebut isu deindustrialisasi sudah menjadi konsen kementeriannya.

"Langkah dilakukan misal bagaimana agar industri di sini bisa tumbuh, walaupun dengan situasi ekonomi global yang belum begitu pulih tentu ini ikut memengaruhi PE industri," katanya dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/4).

Walaupun, tambah dia, price to earning ratio di tahun 2015 hanya tumbuh 4,79 persen naik menjadi 5,04 persen pada tahun 2016.

"Ya artinya lumayan dibanding negara ASEAN lain yg tumbuhnya masih dibawah itu," selorohnya.

"Seperti halnya orang. Ketika ditanya adakah yang meninggal, jawabnya pasti ada. Begitu pun di Industri tiap harinya, ada yang berprestasi ada juga satu dua industri kolaps," tambahnya.

Meski begitu, lanjut dia, semasa kepemimpinannya lebih banyak industri yang tumbuh dibandingkan kolaps. Ini terjadi menurut dia, karena adanya berbagai paket kebijakan ekonomi pemerintah yang membuat suasana ekonomi ramah terhadap pengusaha, orang lebih mudah berinvestasi di Indonesia.

"Contoh pemerintah melakukan sekarang ini dipusatkan di BKPM. Ada satu lompatan yang disampaikan, misal kemarin pengurusan perizinan yang butuh sekian bulan sekarang tiga jam. Izinnya keluar dan langsung bisa konstruksi," terangnya.[wid]
 

 





FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA