Tim Ekonomi Jokowi Mengalami Semacam Gila Investor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 30 September 2015, 09:55 WIB
rmol news logo Mengundang banyak investor masuk Indonesia bukanlah solusi jitu untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional yang tengah anjlok seperti saat ini.

"Ekonomi juga bisa dengan gotong royong tanpa investasi," ujar pengamat ekonomi, Salamuddin Daeng kepada redaksi, Rabu (30/9).

Ia menilai, pemerintahan Joko Widodo mengalami semacam craziness atau kegilaan yang bersifat berlebih-lebihan kepada investor. Padahal, investasi asing hanya akan membuat Jokowi bagaikan orang mendulang asap atau bencana.

"Dia (Jokowi) mengira ekonomi itu adalah semata investment," kritiknya.

Di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang terus terjun bebas atas dolar AS, inflasi tak terkendali dan daya beli masyarakat menurun, Salamuddin mengaku pesimis kebijakan paket ekonomi yang diumumkan tim ekonomi Joko Widodo kemarin (Selasa, 29/9) bisa mendorong investor tertarik menanamkan modalnya.
 
"Tapi hari belakangan ini Jokowi sudah ditinggalkan uang, nggak ada yang percaya dengan kredibilitas pemerintahan ini karena merupakan kumpulan calo dan makelar proyek untuk memperkaya diri dan kelompoknya," pungkasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA