cemerlang.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar mengungkapkan, keputusan tersebut diambil di inÂterÂnal komisi, Senin (11/2). MeÂnuÂrutnya, keputusan itu tiÂdak perÂlu dibicarakan lagi dengan pemeÂrintah. Sebab, pada rapat kerja terÂakhir dengan Menteri KeÂuaÂngan Agus Martowardojo dan Menteri BUMN Dahlan IsÂkan, pemerintah menyetujui apaÂÂpun keputusan DPR.
“Saat pengambilan keputusÂan, ada dua, satu fraksi yang tiÂdak seÂtuju Semen Batutaja
go public. Tapi mayoritas menyeÂtujui. Kami tidak mengetahui langkah fraksi yang tidak setuju itu,†kata Harry kepada wartaÂwan di JaÂkarta, kemarin.
Harry menerangkan, pihaknya menyetujui Semen Baturaja meÂlantai di bursa saham untuk menÂdorong manajemen perusahaan agar lebih sehat dan professional.
“Karena selain pemerintah, ada pemegang saham lain yang otoÂmatis akan ikut melakukan konÂtrol,†ujar politisi Golkar itu.
Pertimbangan lainnya, lanjut Harry, Semen Baturaja memerÂlukan dana untuk melakukan perÂluasan industri di Sumatra.
Untuk waktu pelaksanaan IPO, Harry menyerahkan sepeÂnuhÂnya kepada pemerintah. MeÂnurutnya, urusan teknis menjadi tanggung jawab pemerintah. ArÂtinya, jika terjadi kegagagalan IPO, maka peÂmerintah yang haÂ
rus bertangÂgung jawab.
“Kalau pemerintah mau muÂlai tahun ini juga bisa,†imÂbuhnya.
Rencana pemerintah melepas Semen Baturaja ke lantai bursa sebenarnya sudah diusulkan ke Senayan sejak akhir tahun 2011. Namun prosesnya lambat kareÂna pembahasannya cukup alot.
DPR sempat membuat kepuÂtusan meÂnyeÂtujui IPO Semen Baturaja akÂhir tahun 2012. NaÂmun, keputuÂsan tersebut dimenÂtahkan lagi peÂkan lalu karena DPR menilai peÂrusahaan itu belum siap.
Dengan telah disetujuinya IPO SeÂmen Baturaja, maka jumlah peruÂsahaan BUMN yang melanÂtai di bursa saham bertambah. SebeÂlumÂnya, sudah ada 19 peÂrusaÂhaan dari 141 BUMN yang suÂdah
go public lebih dulu.
Anggota Komisi XI DPR Zaini Rahman mengatakan, meski IPO Semen Baturaja sudah diÂseÂtujui, namun anggota dewan memÂbeÂrikan sejumlah catatan yang perÂlu diperhatian pemeÂrintah.
Dia meminta, Kementerian BUMN segera menjelaskan
roadmap perusahaan ke depan. PasalÂnya, selama ini pihaknya sudah meminta penjelasan berkali-kali namun belum pernah diberikan baik oleh direksi Semen Baturaja maupun Kementerian BUMN.
“Harus ada penjelasan tentang
roadmap BUMN secara keseluruÂhan. Termasuk soal ada beberapa proyeksi keuangan yang belum dijelaskan. Padahal sudah ditaÂnyakan Komisi XI,†kata Zaini.
Menteri Badan BUMN Dahlan Iskan mengaku lega Senayan menyetujui IPO Semen Baturaja. Dia menegaskan, Semen Baturaja tetap akan melakukan aksi korÂporasi meskipun Semen Baturaja tidak disetujui IPO.
“NaÂmun deÂngan disetujui IPO, maka aksi korÂporasi dan kemaÂjuan perÂseÂroan bisa menjadi leÂbih cepat,†ujar Dahlan
happy.Dahlan menuturkan, meskipun IPO yang diizinkan dewan sebeÂsar 35 persen, namun pada perÂmulaan nanti, saham yang akan dilepas di bursa hanya 20 persen. “20 persen dulu lah,†imbuhnya.
Corporate Secretary PT Semen Baturaja, Zulkifri Subli menjeÂlasÂkan, bulan Juni pihaknya akan muÂlai menawarkan saham keÂpaÂda publik. Selama ini, berbagai persiapan sudah dilakukan seÂperti kerja sama dengan konsulÂtan huÂkum dan konsultan publik.
“Kami sudah mempersiapkan (IPO) dengan matang sejak tahun lalu. Mudah-mudahan semua hal yang telah diÂrencanakan dapat berÂjalan lanÂcar,†harap Zulkifri kepada
Rakyat Merdeka.Co Founder Remax Capital Lucky Bayu Purnomo menganaÂlisasi, prospek Semen Baturaja dalam beberapa waktu ke depan diperkirakan bagus. Sebab, jenis usaha perusahaan pelat merah itu itu selaras deÂngan program pemeÂrintah yang sedang menggenjot pembaÂnguÂnan infrastruktur.
“Kebutuhan untuk pemÂbaÂnguÂnan meningkat sehingga berÂpeÂngaruh terhadap penjualan peruÂsahaan yang berÂgerak di bidang infrastruktur,†kata Lucky. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: