Probiotik Bisa Lawan Infeksi

Sangat Baik Dikonsumsi Ibu Menyusui

Minggu, 25 Maret 2012, 08:21 WIB
Probiotik Bisa Lawan Infeksi
ilustrasi/ist
RMOL.Banyaknya bakteri yang berkembang di tubuh manusia ternyata tidak semuanya merugikan. Ada beberapa bakteri yang sangat dianjurkan guna melindungi manusia sejak bayi hingga tumbuh dewasa.

Probiotik merupakan salah satu dari bakteri yang dalam tubuh yang mampu  memberikan imun (kekebalan) maupun dalam proses pencernaan. Jenis bakteri yang diproduksi alami di dalam tubuh ini sangat berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Dokter ahli dalam bidang penceranaan dan alergi dari Universitas Turku, Finlandia, Erika Isolauri, MD, D.Med. Sci mengemukakan, fungsi utama probiotik adalah untuk melawan alergi, asma, diare dan eksim pada bayi yang baru lahir.

Gejala eksim ini ditandai kon­disi kulit bayi yang gatal akut, sehingga kulitnya menjadi me­merah dan pada akhirnya me­ngelupas.

“Untuk itu, probiotik sangat diperlukan untuk melindungi bayi dari segala infeksi kuman, bahkan sejak ia dalam kan­du­ngan,” kata dr. Isolauri dalam kon­ferensi pers yang digelar  Nestle Nutrition Institute di Ja­karta, Selasa (13/3).

Erika juga mengungkapkan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa mikrobiota usus berperan dalam pengaturan berat badan dan metabolisme energi.

Asupan probiotik yang seim­bang mampu mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan hingga usia empat tahun. Ini  berarti, probiotik menyehatkan keseim­bangan mikrobiota usus sejak dini.

“Probiotik mampu menjadi cara ampuh dalam mengontrol ke­naikan berat badan yang berle­bihan. Keseimbangan berat ba­dan ternyata sangat berpengaruh bagi keseimbangan mikrobiota yang ada dalam usus untuk me­ngontrol obesitas pada anak di bawah usia lima tahun,” kata Isolauri.

Populasi mikrobiota di dalam usus bayi dipengaruhi oleh faktor genetik, cara persalinan, lingku­ngan saat kelahiran dan pola atau kebiasaan pemberian makanan.

“Intervensi probiotik yang terdokumentasi dengan jelas mampu mencegah dan mengobati infeksi diare akut,” tuturnya.

Tak hanya itu, menurut Erika, probiotik juga sangat berperan dalam normalisasi peningkatan permeabilitas usus, menye­im­bangkan populasi bakteri baik dalam usus, meningkatkan fungsi imun usus serta meredakan res­pon inflamasi usus. Untuk itu, probiotik sangat dibutuhkan oleh ibu selama masa kehamilan maupun me­nyusui, karena mi­kro­biota usus berfungsi membantu bayi dalam mengembangkan sistem kekebalan tubuh setelah dilahirkan.

“Bayi bisa mendapatkan pro­biotik dari ibunya selama masa kehamilan dan lewat ASI. Itulah sebabnya mengapa ASI bagus untuk memperkuat sistem imun bayi,” jelasnya.

Seorang ibu yang mengon­sumsi probiotik selama masa kehamilan dan menyusui akan merangsang tubuhnya untuk memproduksi sistem kekebalan tubuh immunoflobulin A yang akan ditransfer ke bayi melalui darah atau pun ASI.

Dr. Isolauri pun mengimbau, agar probotik dalam tubuh harus terus ditingkatkan dengan me­ngonsumsi buah dan sayuran yang mengandung prebiotik (oligosa­karida) tempat hidup dan berkem­bang biaknya probiotik, seperti gandum, bawang merah, bawang putih, pisang, brokoli dan minuman yang mengandung probiotik.

Selain itu, susu ibu hamil dan menyusui yang mengandung probiotik. Namun, yoghurt yang selama ini banyak dikenal seba­gai minuman probiotik ternyata tidak sepenuhnya benar. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA