Pangsa Pasarnya Baru 4%, MIDI Nekad IPO

Rabu, 01 Desember 2010, 00:00 WIB
Pangsa Pasarnya Baru 4%, MIDI Nekad IPO
RMOL.Di tengah persaingan industri ritel yang ketat, perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan eceran, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) me­nargetkan pertumbuhan pen­jualan tahun depan sebesar 70 persen. Dengan total target pen­jua­lan Rp 1,7 triliun dan laba ber­sih Rp 10 miliar.

Direktur Utama PT Midi Uta­ma Indonesia Tbk Rullyanto yakin target tersebut bisa terca­pai. Sa­yangnya, dia belum bisa me­nye­butkan berapa perolehan penda­patan dan laba bersihnya hingga November 2010. “Kita yakin target itu akan tercapai karena kita tetap fokus pada layanan dan lokasi gerai kita yang strategis,” katanya di Jakarta, kemarin.

Pihak­nya menargetkan seba­nyak 250 toko baru Alfamidi dan 150 gerai baru Alfa express hing­ga akhir tahun 2010. Saat ini, Midi Utama baru memiliki 240 toko Alfamidi dan dan 140 gerai Alfa express.

Gencarnya menambah toko ter­sebut karena pangsa pasar Alfa Midi baru berkisar 3-4 per­sen. Targetnya, pada 2011, pi­haknya bisa menambah pangsa pasar antara 5-6 persen. Untuk satu to­ko Alfa express di­bu­tuh­kan dana sekitar Rp 500-600 juta dan se­kitar Rp 2-3 miliar untuk Alfa­midi.

Saat pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indone­sia (BEI) ke­marin, perusahaan ri­tel ini me­lepas 432.353.000 sa­ham biasa atas nama atau 15 persen dari total modal yang ditempatkan dan di­setor penuh melalui mekanisme penawaran umum  perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang dita­warkan senilai Rp 275 per lembar saham. Dengan harga senilai Rp 275 per lembar saham, maka dana yang berhasil dikum­pulkan Rp 118.89 miliar.

Dana yang berhasil diraih per­seroan dari IPO ini sekitar 90 persen akan digunakan untuk pe­ngembangan gerai di Jabode­ta­bek, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Makassar dan wilayah lain­nya, seperti untuk sewa tem­pat, renovasi dan peralatan.

Dan sekitar 10 persen sisanya akan di­gunakan untuk membia­yai pe­ngembangan distribution cen­tre (DC) dan peralatannya di Ser­pong dan Bekasi serta pemba­ngunan DC di Makassar.

Sebelum IPO dilaksanakan, per­sentase kepemilikan saham perseroan adalah 84,5 persen PT Amanda Cipta Persada, 15 persen dimiliki oleh PsT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan 0,5 persen di­miliki individu, yakni Rullyanto. Adapun struktur kepemilikan sa­ham setelah IPO adalah PT Aman­da Cipta Persada 71,825 per­sen, PT Sum­ber Alfaria Tri­jaya 12,75 persen, Rullyanto 0,425 persen, dan ma­syarakat 15 persen. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA