Gol tunggal Stephen Eustaquio di masa
injury time menjadi penentu kemenangan Les Rouges sekaligus mengantarkan Kanada menjadi tim pertama yang lolos ke fase berikutnya.
Hasil ini memaksa Afrika Selatan mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat di fase gugur setelah gagal memaksimalkan peluang.
Sebenarnya, sepanjang pertandingan, Afrika Selatan lebih banyak mengendalikan permainan. Dalam beberapa periode pertandingan, mereka mampu mencatatkan penguasaan bola di atas 60 persen.
Meski demikian, dominasi tersebut tidak menghasilkan banyak ancaman berarti ke gawang Maxime Crépeau. Beberapa percobaan dari Teboho Mokoena, Oswin Appollis, hingga Thalente Mbatha gagal menemui sasaran.
Saat laga memasuki
injury time, Kanada justru menemukan momen yang mereka cari. Stephen Eustaquio melepaskan tembakan jarak jauh pada menit 90+2 yang gagal diantisipasi Ronwen Williams dan bersarang di dalam gawang.
Itu menjadi gol pertama Eustaquio di Piala Dunia 2026 sekaligus memastikan Kanada membawa pulang kemenangan 1-0.
Menjelang peluit panjang berbunyi, Kanada bertahan habis-habisan menghadapi tekanan terakhir Afrika Selatan. Upaya tim Afrika itu tak mampu menghasilkan gol balasan hingga pertandingan usai.
Menariknya, Kanada hanya melepaskan 12 tembakan sepanjang laga, yang menjadi jumlah percobaan paling sedikit mereka dalam satu pertandingan Piala Dunia 2026.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: