Ini Alasan Presiden Barcelona Joan Laporta Mundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 11 Februari 2026, 09:33 WIB
Ini Alasan Presiden Barcelona Joan Laporta Mundur
Presiden Barcelona Joan Laporta (Tangkapan layar RMOL dari siaran CBS Sport)
rmol news logo Joan Laporta resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden FC Barcelona sebagai syarat untuk kembali mengikuti pemilihan presiden klub yang akan digelar pada 15 Maret 2026 mendatang.

Laporta, yang pertama kali terpilih pada Maret 2021 dengan meraih 54 persen suara, harus melepas jabatannya setelah hampir lima tahun memimpin Barcelona. Selama masa transisi, posisi presiden akan diisi oleh Wakil Presiden Rafa Yuste hingga sekitar tiga setengah bulan ke depan.

Pengacara berusia 63 tahun itu menargetkan kembali ke kursi presiden melalui pemungutan suara, dengan rencana mulai menjabat lagi pada 1 Juli 2026 jika terpilih. Ia disebut-sebut sebagai kandidat terkuat, bersaing dengan rival lamanya Victor Font. Selain itu, mantan eksekutif klub Xavier Vilajoana serta ekonom Marc Ciria - yang baru pertama kali maju - juga memastikan diri ikut dalam kontestasi.

Sekitar 100.000 anggota Barcelona yang telah berusia dewasa dan memiliki masa keanggotaan minimal satu tahun berhak memberikan suara.

Pihak klub memastikan pemungutan suara akan dilakukan di beberapa lokasi sekaligus untuk meningkatkan partisipasi, termasuk di fasilitas Barcelona, kota Girona, Tarragona, Lleida, serta Andorra la Vella.

Namun, Barcelona menegaskan tidak akan membuka opsi pemungutan suara lewat pos, meski hal itu diminta kandidat oposisi. Klub menjelaskan bahwa metode tersebut hanya diberlakukan secara khusus pada pemilu 2021 karena pandemi Covid-19.

“Pemungutan suara lewat pos hanya diterapkan secara luar biasa pada 2021 akibat pandemi,” demikian pernyataan resmi klub, dikutip dari Reuters, Rabu 11 Februari 2026.

Sebagai catatan, lebih dari 20.000 dari 55.000 pemilih pada pemilu 2021 menggunakan sistem pos.

Masa kepemimpinan Laporta kali ini berlangsung di tengah periode penuh gejolak sekaligus perubahan besar. Ia memulai era keduanya dengan kepergian Lionel Messi ke Paris Saint-Germain, lalu membawa tim kembali kompetitif, termasuk mempertahankan gelar LaLiga dan Copa del Rey, serta mencapai semifinal Liga Champions musim lalu.

Skuad Barcelona kini juga diperkuat talenta muda 18 tahun, Lamine Yamal, lulusan akademi La Masia.
Di luar lapangan, Barcelona kembali menempati Camp Nou pada November lalu setelah renovasi selama dua setengah tahun. Meski kapasitas stadion masih terbatas dan proyek belum sepenuhnya rampung, kembalinya tim ke kandang sendiri menumbuhkan optimisme baru di kalangan suporter, terlebih dengan gaya menyerang yang diterapkan pelatih asal Jerman, Hansi Flick.

Sejak pengunduran dirinya berlaku, Laporta memiliki masa kampanye selama 35 hari, sesuai dengan aturan internal klub.rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA