Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko S Cahyanto mengatakan, kenaikan IKI tersebut mencerminkan penguatan aktivitas sektor industri.
"IKI Oktober 2026 tercatat di 53,77 poin. Angka ini menunjukkan bahwa sektor industri ada pada posisi ekspansi yang kuat. Ini juga merupakan nilai IKI tertinggi sejak Februari 2026," ujarnya di Kantor Kementerian Perindustrian, dikutip Jumat 30 Oktober 2026.
Penguatan IKI terutama ditopang variabel pesanan baru yang naik 2,68 poin menjadi 56,08. Sementara itu, variabel produksi meningkat 1,60 poin menjadi 55,38.
Adapun variabel persediaan produk naik tipis 0,15 poin menjadi 45,60. Meski meningkat, indikator tersebut masih berada di zona kontraksi karena berada di bawah level 50.
Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 19 subsektor mengalami ekspansi, sedangkan empat subsektor lainnya masih mengalami kontraksi.
"Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, terdapat 19 subsektor mengalami ekspansi dan 4 subsektor mengalami kontraksi," tutur Eko.
Di sisi lain, tingkat optimisme pelaku usaha terhadap kondisi bisnis selama enam bulan ke depan tercatat sebesar 67,4 persen pada Oktober 2026, tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, pelaku usaha yang memperkirakan kondisi bisnis tetap stabil mencapai 27,1 persen, naik 0,2 poin persentase.
Adapun persentase pelaku usaha yang pesimistis terhadap kondisi bisnis enam bulan mendatang turun 0,3 poin persentase menjadi 5,5 persen.
BERITA TERKAIT: