Meski telah menjabat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi lebih dari sepekan, Bahlil mengaku susunan kementerian di bawah koordinasinya masih terkendala ketentuan regulasi.
"(Kementerian di bawah) masih dalam rencana ya, nanti kita bahas. Teknisnya kita bahas tetap (sesuai) regulasinya," ujar Bahlil, Jumat, 9 Oktober 2026.
Sebelumnya, Bahlil menyebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi telah dipastikan berada di bawah koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
Kementerian Perindustrian juga direncanakan masuk dalam koordinasi tersebut, mengingat peran sektor industri dalam meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi. Selain itu, Bahlil juga membuka kemungkinan menambah dua kementerian teknis lain yang berkaitan dengan agenda hilirisasi dan industrialisasi.
Namun, hingga kini, susunan kementerian teknis beserta pembagian kewenangannya belum sepenuhnya rampung.
Bahlil sendiri telah dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pada saat yang sama, Bahlil masih menjabat Menteri ESDM.
BERITA TERKAIT: