Bos Google Klaim Gemini 4 Argon Setara GPT-6 Astra

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 01 Oktober 2026, 14:57 WIB
Bos Google Klaim Gemini 4 Argon Setara GPT-6 Astra
Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)
Kecil Besar
rmol news logo Google membuka babak baru dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan Gemini 4 Argon, model AI terbaru yang diklaim sebagai salah satu yang paling canggih milik perusahaan sejauh ini.

Alphabet, perusahaan induk Google, memperkenalkan Gemini 4 Argon pada Rabu 30 September 2026 waktu Amerika Serikat (AS). Model ini membawa peningkatan pada kemampuan pemrograman, keamanan siber, serta berbagai pekerjaan profesional yang membutuhkan proses panjang dan kompleks.

Dalam rilisnya, Google menyebut Gemini 4 Argon mencatat rekor baru dalam rekayasa perangkat lunak dunia nyata. Model tersebut juga menempati posisi teratas dalam sejumlah pengujian keamanan siber dan menunjukkan kinerja kuat dalam berbagai tugas di bidang keuangan, hukum, serta pekerjaan profesional lainnya.

Kemampuan tersebut bahkan telah dimanfaatkan untuk kebutuhan internal Google. Perusahaan mengatakan Gemini 4 Argon membantu mengoptimalkan penggunaan memori di pusat data, sehingga ratusan terabyte memori dapat dibebaskan tanpa harus menambah perangkat keras. Model ini juga telah digunakan oleh peneliti dalam bidang komputasi kuantum.

Meski demikian, Google belum langsung membuka Gemini 4 Argon untuk publik. Peluncurannya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan mitra keamanan siber tepercaya. Google juga bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat untuk mengevaluasi aspek keamanan sebelum model tersebut tersedia lebih luas.

“Memulai peluncuran dengan cara ini memberi kami lebih banyak kepercayaan diri, tetapi juga memungkinkan kami untuk menempatkan model yang terlatih dan kuat dalam pertahanan siber di tangan para pembela sesegera mungkin,” kata Tulsee Doshi, pemimpin produk model Gemini Google.

Google juga menyiapkan sejumlah pengamanan tambahan untuk menghadapi risiko penyalahgunaan model, termasuk serangan prompt injection. Doshi menyebut Gemini 4 sebagai model yang “sangat lengkap”, terutama dalam menjalankan tugas panjang yang terdiri dari banyak tahapan.

Dalam keamanan siber, Google mengatakan Gemini 4 Argon mengalami peningkatan signifikan dibandingkan Gemini 3.8 Flash Cyber yang dirilis pada awal September. Argon disebut memiliki performa yang setara dengan GPT-6 Astra milik OpenAI dan Grok 4.7 dalam salah satu tolok ukur keamanan siber. Dalam Vals Index, Google juga menyebut Argon mengungguli GPT-6 Astra dan model terbaru Anthropic.

Peluncuran Gemini 4 Argon berlangsung sehari setelah CEO Alphabet Sundar Pichai menandatangani perjanjian sukarela mengenai keamanan AI bersama Presiden Donald Trump dan sejumlah pemimpin perusahaan teknologi di Gedung Putih. Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap risiko dan keamanan pengembangan AI.

Kehadiran Gemini 4 Argon menunjukkan arah baru pengembangan AI Google, yang tidak hanya mengejar peningkatan kemampuan model, tetapi juga menempatkan keamanan siber dan penerapan AI di dunia nyata sebagai bagian penting dari pengembangan generasi berikutnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA