Melalui metode PDKB Sentuh Langsung, petugas memperbaiki jaringan bertegangan tinggi tanpa memadamkan aliran, sehingga aktivitas warga, dunia usaha, dan fasilitas publik tetap aman beroperasi.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., mengapresiasi keahlian teknis dan disiplin tinggi para petugas yang memastikan pasokan listrik tetap terjaga sebagai urat nadi daerah.
“Pasokan listrik yang andal dan tanpa putus merupakan salah satu urat nadi utama dalam menopang kehidupan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian, memajukan sektor pariwisata, serta melayani fasilitas publik. Kerja keras petugas PDKB menjadi bukti dedikasi dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik tanpa memadamkan aliran listrik,” ujar Tuti dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 28 September 2026.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengungkapkan bahwa aksi kolaborasi tiga unit induk ini sukses menyelamatkan potensi energi tak tersalurkan sebesar 1.022.055 kilowatt hour (kWh) atau setara dengan nilai sekitar Rp1,038 miliar.
“Bagi kami, kontribusi PDKB bukan hanya dilihat dari berapa banyak titik jaringan yang berhasil menangani. Yang lebih penting adalah bagaimana pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi pelanggan. Ketika pemeliharaan dapat dilakukan tanpa penghentian pasokan, masyarakat tetap bisa belajar, bekerja, menjalankan usaha, dan memperoleh pelayanan publik dengan dukungan listrik,” tambah Muhammad Joharifin.
Adapun rincian enam jenis pekerjaan yang ditangani meliputi pemasangan Lightning Arrester Jaring, pemasangan Protective Sleeve, pemeliharaan FCO Jaring, penggantian Lightning Arrester Jaring, pemeliharaan Konduktor Terurai, hingga pemeliharaan Jumper Atas.
Seluruh rangkaian pekerjaan ini tetap berpedoman pada standar keselamatan kerja yang ketat demi menjaga produktivitas dan kenyamanan pelanggan secara maksimal.
BERITA TERKAIT: