Ajang ini tak sekadar menjadi wadah kompetisi olahraga, melainkan momentum krusial untuk memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan pelbagai elemen bangsa.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, kejuaraan ini melibatkan unsur TNI, Polri, kementerian/lembaga, anggota DPR, komunitas menembak, atlet profesional, hingga masyarakat umum dan pimpinan redaksi media massa.
"Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan. Di samping itu, tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut," ujar Sigit di lokasi acara.
Menurut Sigit, keterlibatan lintas sektor ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memelihara kolaborasi yang telah terjalin harmonis selama ini.
Asah Keterampilan Personel dan Pembinaan AtletSelain fungsi diplomasi dan sinergitas, kejuaraan ini ditujukan untuk mengasah kemampuan teknis personel Polri di lapangan. Penggunaan senjata api, kata Sigit, membutuhkan tingkat presisi dan keahlian yang harus terus dilatih agar tindakan kepolisian di lapangan tetap terukur dan profesional.
"Ini bagian dari upaya melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri. Sebab mereka memiliki tugas yang kadang-kadang harus menggunakan senjata," tegas Kapolri.
Di sisi lain, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai kawah candradimuka bagi para atlet menembak nasional sebelum berlaga di gelanggang internasional.
"Kami mempersiapkan atlet-atlet. Ini menjadi salah satu ajang
event mereka sebelum mengikuti berbagai lomba, baik tingkat nasional maupun internasional," lanjutnya.
Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Penyelenggaraan tahun ini mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori, yakni
International Practical Shooting Confederation (IPSC), Non-IPSC (Handgun dan PCC), serta tembak presisi untuk nomor individu dan beregu.
Ajang ini menjadi ruang pengujian ketepatan, kecepatan, konsistensi, hingga pengambilan keputusan para peserta dalam hitungan detik.
"Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua. Diharapkan ini semakin menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: