Kecelakaan pertama terjadi di kawasan traffic light Legenda, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, pada sore hari. Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi B 9676 TU diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Kendaraan yang dikemudikan Ahmadi itu melaju dari arah Tambun Selatan menuju Cikarang Barat. Saat mendekati lampu merah, truk tidak dapat dikendalikan dan menabrak sejumlah kendaraan yang tengah berhenti.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengatakan, pengemudi sebenarnya telah menyadari adanya gangguan pada sistem pengereman.
"Sopir merasa rem tidak berfungsi saat di turunan. Kenek sempat berupaya mengganjal ban, tetapi tidak berhasil," kata Kombes Sumarni dikutip dari
RMOLJabar, Selasa 14 April 2026.
Akibat kejadian tersebut, sembilan kendaraan terlibat, terdiri dari tujuh mobil dan satu sepeda motor. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, kerusakan material cukup signifikan.
Kecelakaan kedua terjadi pada pukul 18.20 WIB, di dekat Kampus Pelita Bangsa, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan.
Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3732 FBC yang dikendarai AP bersama anaknya, R. Keduanya melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Imam Bonjol.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono menjelaskan, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang truk bernomor polisi F 8363 FR yang tengah berhenti di lajur kiri akibat kerusakan.
Benturan keras membuat kedua korban terjatuh ke lajur kanan. Pada saat bersamaan, melaju kendaraan light truck damkar dari arah yang sama sehingga tabrakan lanjutan tidak dapat dihindari.
"Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi di lajur kanan tidak sempat menghindar," kata Sugihartono.
Akibatnya, kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.
BERITA TERKAIT: