Mutasi Polri Januari 2026: 69 Personel Dapat Promosi Jabatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Sabtu, 24 Januari 2026, 13:03 WIB
Mutasi Polri Januari 2026: 69 Personel Dapat Promosi Jabatan
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (Divhumas Mabes Polri)
rmol news logo Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri pada Januari 2026.

Total terdapat 85 personel yang mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram Kapolri, yakni ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 yang mencakup 32 personel.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 69 personel masuk dalam kategori promosi jabatan dan pergeseran setara (flat). Mutasi ini mencakup pengisian jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.

Pada jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, terdapat empat personel yang menempati jabatan strategis, yakni Kalemdiklat Polri Irjen Achmad Kartiko, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kapusjarah Polri Kombes Abas Basuni, serta Kayanma Polri Kombes Yudi Arkara Oktobera.

Sementara itu, pada jabatan kewilayahan, mutasi mencakup pengangkatan Irjen Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Alfred Papare sebagai Kapolda Papua Barat, serta Kombes Jermias Rontini sebagai Kapolda Papua Tengah.

Selain pengisian jabatan PJU dan Kapolda, mutasi juga mencakup 8 personel jabatan IB (Irjen), 15 personel jabatan IIA (Brigjen), serta 29 personel jabatan IIB (Kombes) yang terdiri atas 15 personel nivelering IIB1, 9 personel nivelering IIB2, dan 5 personel nivelering IIB3.

Mutasi juga menyasar 1 jabatan Kapolresta, 5 AKBP Mantap, serta 4 Kapolres.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri.

“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Januari 2026. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA