CC dirawat sejak tanggal 29 Mei 2024 hingga 5 Juni 2024. Awalnya korban dirawat di RS Tiara.
Korban diketahui tidak sadarkan diri sejak 1 Juni 2024 dan dimasukkan ke ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang.
"Pada 5 Juni pihak RS menyatakan jika korban meninggal dunia," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho dalam keterangan resmi, Kamis (6/5).
Dinsos Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota membantu pemulangan dan pengawalan jenazah ke tempat asal korban di Kerawang, Jawa Barat.
"Almarhumah hari ini dimakamkan di kampung halamannya, yakni Karawang. Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban," kata Kapolres.
Dari kasus lompatnya ART, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, termasuk majikan korban berinisial L.
Direktur RSUD Kabupaten Tangerang Endang Widyastiwi menjelaskan, penyebab meninggalnya CC karena mengalami luka memar di bagian paru-paru yang cukup serius.
"Kondisi ini bisa membuat penggumpalan darah di situ, ada trauma yang cukup dalam, yang akhirnya menyebabkan kematian," kata Widyastiwi.
BERITA TERKAIT: