Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Kembali Geledah Lapas Kelas IIB Merauke, Polisi Sita Belasan Sajam Dan Ponsel

Belasan senjata tajam kembali diamankan polisi dari operasi penggeledahan di Lapas Kelas IIB Merauke pada Senin malam/RMOLPapua

Sebagai tindak lanjut dari kerusuhan yang sempat terjadi di Lapas Kelas IIB Merauke, pihak Polres Merauke langsung melakukan serangkaian penggeledahan.

Operasi penggeledahan ini dipimpin langsung Kapolres Merauke AKBP Untung Sangadji didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Danyon Brimob serta anggota Timsus Rajawali dan Brimob pada Senin malam (10/5).

Dalam apel gabungan sebelum melaksanakan kegiatan penggeledahan, Kapolres Merauke memberikan penekanan dan teknis penggeledahan yang baik dan benar. Dalam penggeledahan nanti seluruh anggota harus berhati-hati dalam bertindak dan teliti.

“Kita bagi dua regu agar setibanya di rutan Lapas Merauke langsung anggota bertindak sesuai masing-masing regu yang sudah dibagi dan anggota harus saling melindungi apabila kalau terjadi penyerangan oleh penghuni lapas terhadap anggota," ucap Kapolres Merauke, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Selasa (11/5).

Kemudian tim bergerak ke Lapas dan pada pukul 03.00 WIT, 33 anggota yang dilibatkan dalam kegiatan ini langsung melakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan di Rutan Lapas Kelas IIB Merauke tersebut, berhasil diamankan 11 buah telepon seluler, 5 buah pisau dapur, 1 celurit, 4 obeng, 4 sendok makan tajam, 2 gunting cukur, 3 korek api gas, 5 pipa yang panjangnya sekitar 1 meter, dan 1 buah palu.

“Kemarin setelah pengeroyokan dua warga binaan Lapas kelas IIB Merauke yang meninggal, Polres Merauke telah berhasil amankan ratusan senjata tajam dari para napi di lapas. Hari ini juga kami laksanakan penggeledahan dan ada lagi hasilnya,” tambah Kapolres Untung.

Kapolres Merauke pun meminta kepada Plt Kalapas IIB Merauke agar mengantisipasi insiden serupan kembali terjadi di dalam lapas.

Kapolres juga menyampaikan, kalau memang terjadi keributan lagi segera cepat menghubungi pihak keamanan agar tidak ada lagi korban jiwa.
EDITOR: AGUS DWI

Artikel Lainnya

Kepolisian Negara Republik Indonesia