Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Selain Urusi Jakarta, Pemerintah Juga Harus Cegah Kerumunan Kampanye Di Pilkada 2020

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 18 November 2020, 03:38 WIB
Selain Urusi Jakarta, Pemerintah Juga Harus Cegah Kerumunan Kampanye Di Pilkada 2020
Salah satu kerumunan saat kampanye Calon Pilkada/Net
rmol news logo Pemerintah diminta memastikan tidak terjadi kerumunan pada setiap tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim mengatakan, pemerintah tidak boleh hanya fokus mencegah kerumunan di ibukota.

Dalam pengamatan Yuko -sapaan akrabnya- yang tidak kalah penting adalah mewaspadai terjadinya kerumunan saat tahapan Pilkada berlangsung. Salah satunya kampanye calon.

"Dampak terjadinya kerumunan saat Pilkada juga harus diwaspadai. Kampanye calon juga memiliki dampak tejadinya kerumunan," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/11).

Yuko mengatakan informasi terbaru yang dirilis Bawaslu RI tentang kenaikan pelanggaran protokol kesehatan virus corona baru (Covid-19) harus menjadi perhatian seluruh pihak.

Penekanan Yuko, penegakan aturan untuk mencegah terjadinya kerumunan harus benar-benar dilakukan.

"Bagaimana pemrintah mengajari masyarakat muntuk menghindari kerumunan massa," demikian kata Yuko. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA