Banjir di PGP merendam ribuan rumah yang berada di dekat Sungai Bekasi. Banjir ini diakibatkan luapan Sungai Bekasi yang terdapat pertemuan antara aliran air Kali Cikeas dengan Sungai Bekasi.
"Kalau di Bekasi ada beberapa titik, tetapi yang paling parah menurut saya yang di sini di (Perumahan PGP) Jati Asih ini," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto kepada
Kantor Berita Politik RMOL.
Bahkan, Polres Metro Bekasi Kota menerapkan siaga satu untuk penanganan bantuan evakuasi warga di perumahan ini.
"Tadi itu saya perhatikan sudah terendam enam meter, jadi perlu dilakukan evakuasi, evaluasi terkendala alat," katanya.
Proses evakuasi ini, kata Indarto, mengalami kendala lantaran hanya ada lima perahu karet. Bahkan, perahu karet yang memiliki mesin hanya satu unit milik TNI.
Sehingga, perahu karet yang ada tidak bisa digunakan lantaran derasnya arus air banjir.
"Tadi kami coba enggak pakai alat, kami coba enggak kuat, dipaksakan malah ada yang bocor dan sebagainya. Nah ini sekarang hanya satu alat saja yang jalan, padahal yang perlu kami evakuasi banyak," jelasnya.
Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL Rabu sore, para warga sempat emosi lantaran petugas evakuasi tak bergerak cepat mengevakuasi puluhan warga yang masih terjebak di dalam rumah.
BERITA TERKAIT: