Innalillahi, Seorang Guru Ngaji Tewas Saat Banjir Cipinang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Rabu, 01 Januari 2020, 14:07 WIB
<i>Innalillahi</i>, Seorang Guru Ngaji Tewas Saat Banjir Cipinang
Evakuasi jenazah guru ngaji yang tewas di Cipinang/Ist
rmol news logo Banjir yang melanda beberapa wilayah di Jakarta menelan korban jiwa. Salah satunya seorang guru ngaji di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur bernama M Ali (82).

Warga RT 04 RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu ini meninggal saat wilayahnya tergenang banjir, Rabu pagi (1/1).

"Korban banjir di antaranya sampai saat ini di Cipinang Melayu ada satu yang meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi.

Selain guru ngaji tersebut, kata Yusri, masih ada dua orang warga lainnya yang meninggal dunia. Namun, keduanya masih dalam upaya evakuasi.

Banjir di daerah tersebut mencapai ketinggian dua meter. Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta serta polisi pun turut membantu proses evakuasi.

Bahkan Direktur Sabhara Polda Metro Jaya, Kombes Ngajib pun ikut turun ke lokasi membantu mengevakuasi korban. Dia tampak ikut mengevakuasi dengan perahu karet. Orang tua, bayi, hingga warga yang meninggal dibantunya dalam evakusi tersebut.

"Di Cipinang Melayu ketinggian banjir 2-3 meter. (Dir Sabhara membantu) Dua keluarga yang di antara ada 1 anak bayi terjebak banjir di rumah di tengah-tengah lokasi banjir. Jarak rumah korban dengan tepian kurang lebih 200 meter," tutup Yusri. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA