“Menteri pertaniannya bagus sekarang karena beberapa tahun terakhir ini bumbu-bumbu dapur dan harga cabe paling mahal Rp25.000,†ujar Ibu asal Kota Yogyakarta ini saat berbincang santai dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/5).
Meski tidak memahami politik secara mendalam, Nuryati mengaku cukup prihatin melihat kondisi Indonesia yang masih doyan produk impor. Keberhasilan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meningkatkan produktivitas pangan dalam negeri menurutnya sangat luar biasa.
“Normal saja kalau di perdagangan ada yang suka dan nggak suka karena sering ada permainan terutama harga bawang biasanya suka tinggi,†jelasnya.
Lain lagi dengan Monica (39), warga Jakarta yang bekerja di bilangan Sudirman ini menilai prestasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman cukup bagus karena berhasil menjaga harga pangan sehingga tidak ada aksi protes dari petani.
“Tidak ada demo dari petani selama Ia (Amran) menjabat sebagai menteri karena harga pangan stabil baik di masyarakat sebagai konsumen dan petani sebagai produsen,†jelasnya.
Tak hanya itu, Monica juga mengapresiasi keberhasilan Amran meningkatkan komoditi Ekspor selama empat tahun terakhir ini. Tak sekedar produksi, bahan pangan yang dihasilkan oleh petani menurut Monica sangat bagus kualitasnya dan tidak kalah dengan produk impor.
“Selain harga yang stabil, produk pertanian yang dihasilkan juga bagus - bagus,†ungkapnya.
Meski demikian, Ia mendorong agar kedepannya pemerintah tidak lagi bergantung pada produk pertanian dari negara lain, contohnya bawang putih, bawang merah dan kedelai. Ia berharap Amran mampu meningkatkan tiga produksi tiga komiditi itu sehingga harganya bisa lebih murah lagi.
“Mudah-mudahan lebih baik lagi kedepannya. Sekarang sudah baik dan berikutnya lagi makin baik Pak Amran,†jelasnya.
Khusus untuk program petani milenial yang digarap Amran, Monica pribadi mengaku sangat bagus. ia berharap di tangan Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian tidak ada lagi rasa tabu atau sungkan bagi generasi milenial bercita-cita jadi petani muda.
“Jadi di tangan Pak Amran semoga nantinya anak-anak saat ditanya mau jadi apa jawabnya jadi petani,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: