Isi Gugatan Prabowo-Sandi: MK Harus Batalkan Kemenangan Paslon Terbukti Curang

Foto: Net

Mahkamah Konstitusi bukanlah 'Mahkamah Kalkulator' yang hanya bertugas menentukan pemenang Pilpres berdasarkan benar atau salahnya rekapitulasi suara.

Hal ini kembali ditegaskan dalam permohonan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang telah diserahkan tim hukum Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat malam (24/5) lalu.

Dalam argumentasinya, tim hukum paslon 02 menegaskan, pembatasan Mahkamah hanya dalam kerja teknis penghitungan demikian adalah pelecehan atas tugas konstitusional MK yang jelas-jelas merupakan pengawal konstitusi (the guardian of the constitution).

"Artinya harus menjaga terselenggara pemilu yang jujur dan adil, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi," demikian isi permohonan gugatan Prabowo-Sandi.

Dalam mengadili perkara ini, Mahkamah tidak dapat dipasung hanya oleh ketentuan UU yang ditafsirkan secara sempit. Yakni, MK hanya boleh menilai hasil Pemilukada dan melakukan penghitungan suara ulang dari berita acara atau rekapitulasi yang dibuat resmi oleh KPU Provinsi Jawa Timur.

Sebab kalau hanya berpedoman pada hasil penghitungan suara formal yang dibuat oleh Termohon, tidak mewujudkan kebenaran materiil sehingga akan sulit ditemukan keadilan.

Bagi kubu Prabowo-Sandi, bertentangan dengan konstitusi jika Mahkamah hanya menghitung suara, dan tetap memenangkan suara pasangan capres dan cawapres, meskipun kemenangan suara pasangan tersebut nyata-nyata adalah hasil kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Sebaliknya, MK harus dianggap berwenang membatalkan kemenangan suatu paslon, yang terbukti curang, meskipun penghitungan suaranya jelas memenangkan pasangan tersebut.

Secara lengkap, permohonan paslon 02 yang terdiri dari 37 halaman ini bisa diakses melalui situs resmi MK. 
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pancasila, Riwayatmu Kini
Adhie M Massardi

Pancasila, Riwayatmu Kini

31 Mei 2020 18:41
PunaLawan Episode: PetRook Becomes King
Adhie M Massardi

PunaLawan Episode: PetRook B..

27 Mei 2020 21:55
Belajarlah Mencintai Indonesia kepada Hansol
Adhie M Massardi

Belajarlah Mencintai Indones..

11 Mei 2020 21:57
Mengatasi Bencana Kolosal Covid-19: Kembali Ke Jalan Tuhan
Adhie M Massardi

Mengatasi Bencana Kolosal Co..

06 April 2020 10:32
Atasi Bencana Virus China Covid-19, Mismanajemen Dimulai dari Istana
Adhie M Massardi

Atasi Bencana Virus China Co..

25 Maret 2020 14:07
Akibat Percaya Survei Pencitraan, Pemerintah Rugikan Keuangan Negara Lebih Dari Rp 1.500 T
Adhie M Massardi

Akibat Percaya Survei Pencit..

24 Februari 2020 01:41
OmnibusLaw dan Virus Corona, Memahami Kelakar Airlangga Hartarto
Adhie M Massardi

OmnibusLaw dan Virus Corona,..

15 Februari 2020 21:59
Membaca Halaman Terakhir Novel
Adhie M Massardi

Membaca Halaman Terakhir Nov..

31 Desember 2019 19:09