Limbah Jagung Kabupaten Sumbawa Dilirik Negara Tetangga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 20 Maret 2018, 15:56 WIB
rmol news logo . Ada beberapa negara tetangga yang melirik limbah jagung dari Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk dijadikan biomassa listrik.

Produksi jagung yang melimpah di Kabupaten Sumbawa tersebut merupakan alasan mereka melirik limbah tersebut.

Bupati Kabupaten Sumbawa Husni Djibril mengungkapkan bahwa banyak negara yang telah menghubungi pihaknya terkait limbah jagung itu.

"Artinya yang telah datang menghubungi kita untuk mencipatakan biomassa itu kan banyak, dari mana-mana," ujarnya di Pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, NTB, Selasa (20/3).

Bupati Sumbawa mengatakan hal itu dalam acara pelepasan ekspor jagung sebesar 11.500 ton dari Sumbawa ke Filipina.

Dia pun mengungkapkan negara yang berminat dengan limbah jagung tersebut antara lain Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.

Bahkan dalam waktu dekat pihaknya diundang ke Korea Selatan untuk membahas limbah jagung tersebut.

"Dalam waktu dekat kita sudah diundang ke Korea untuk (membahas) kaitan limbah jagung ini juga," ucap Husni Djibril.

Kabupaten Sumbawa yang dapat menghasilkan produksi 2 juta ton pipil sama dengan hasil limbah yang dihasilkan menjadi daya tarik untuk negara tetangga.

Selain dapat diekspor dan dijadikan biomassa, limbah jagung tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan sapi para peternak di Kabupaten Sumbawa. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA