Menpora: Petinju Profesional Harus Lahir Dari Kalbar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 15 November 2017, 13:42 WIB
Menpora: Petinju Profesional Harus Lahir Dari Kalbar
rmol news logo . Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi berharap Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat bisa memberikan kontribusi dalam melahirkan atlet tinju berbakat.

Hal itu disampaikan Menpora saat menghadiri kejuataan tinju amatir Kayong Utara Boxing Championship 2017, Rabu pagi (15/11).
 
Menpora berharap even tinju seperti Kayong Utara Boxing Championship dipersering dan diperbanyak.

"Saya kira ini adalah momentum bagus karena memberikan ruang kepada anak-anak muda khususnya di Kayong Utara untuk menyalurkan bakatnya dan mimpinya untuk menjadi petinju profesional yang bisa membawa nama harum Indonesia di masa depan," ujarnya.

"Ini juga sebagai bukti bahwa pemerintah hadir untuk memberikan ruang kepada para petinju sehingga ke depan akan banyak Daud Jordan baru yang akan mengharumkan nama bangsa," lanjut Menpora.

Pemerintah berusaha semaksimal mungkin memberikan fasilitas seperti yang pernah diberikan ring tinju dan harus ada melibatkan pihak sponsor untuk fasilitasi sehingga dapat bekerjasama dengan baik.
 
Sebelumnya, Menpora bersama rombongan berkenan meninjau sasana tinju Daud Cino Jordan yang lokasinya tidak jauh dari kediaman Bupati Kayong Utara Hildi Hamid.

Bersama Daud, Menpora mencoba melakukan pukulan-pukulan tinju, tak cukup mencoba beberapa pukulan Menpora juga menantang Daud Jordan di atas sasana ring tinju untuk bertinju. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA