Alumni Menwa Harus Terdepan Amalkan Sumpah Pemuda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Sabtu, 28 Oktober 2017, 17:21 WIB
Alumni Menwa Harus Terdepan Amalkan Sumpah Pemuda
Zulkifli Hasan/Net
rmol news logo . Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak para alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk menjadi pelopor, agen, dan model perubahan untuk menularkan rasa cinta Tanah Air dan memperkuat persatuan bangsa.

"Alumni Menwa harus menjadi yang terdepan untuk mengokohkan persatuan," kata Zulkifli saat menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) ke 37 di Pangkalan TNI Angkatan Laut, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (28/10).

Zulkifli menegaskan bahwa tujuan Indonesia merdeka adalah bersatu untuk bisa berdaulat. Menurutnya dalam kedaulatan akan terwujud keadilan dan kesejahteraan.

"Masalah keragaman sudah selesai sejak Indonesia merdeka. Saatnya mengokohkan pesatuan untuk kedaulatan negara demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan," ungkap Zulkifli yang juga merupakan ketua IRMI.

Dalam sambutannya, Zulkifli mengingatkan peristiwa Sumpah Pemuda. Ia mengatakan bahwa abad ke-20 lahir organisasi-organisasi pegerakan seperti Budi Utomo, Syarikat Islam dan Muhammadiyah. Puncaknya dalam Kongres II Pemuda lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

"Sumpah Pemuda merupakan bentuk kesediaan pemuda dari berbagai latarbelakang untuk bersatu dalam nusa, bangsa, dan bahasa Indonesia," ujar Zulkifli.

Pada kesempatan itu, Zulifli juga mengajak alumni Menwa menjadi untuk menjadi garda terdepan dalam menerapkan komitmen Sumpah Pemuda dan semboyan 'Pejuang, Pemikir, Pemikir Pejuang'.

Ketum PAN ini juga bercerita bahwa saat ini Merah Putih terkoyak karena fenomena saling menista, konflik di Pilkada, dan banyaknya pejabat yang ditangkap KPK.

"Demokrasi Pancasila seharusnya melahirkan keadilan namun yang ada malah perpecahan," tutup Zulifli menyayangkan. [rus/***]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA