Di Pulau Sebatik, Nunukan, Mentan menjalani beberapa agenda. Di antaranya: kunjungan dan peninjauan jalur perdagangan komoditas pertanian ke Malaysia di tapal perbatasan; panen padi bersama di Kampung Baru Desa Bukit Aru Indah.
Demonstrasi Inseminasi Buatan (IB) ini dilakukan dalam rangka SIWAB, Pencanangan Tanam Padi Musim Tanam II Tahun 2017, penyerahan bantuan pertanian secara simbolis dan bertemu dengan Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Nunukan.
Di sela-sela kunjungannya, Mentan mengatakan kunker ke Nunukan sebagai komitmen pemerintah membangun Indonesia dari pinggiran seperti tertuang dalam program nawacita Jokowi-JK.
"Nawacita itu salah satunya membangun dari penggiran, membangun pertanian juga. Ini implementasi yang harus kita rintis," ucap Mentan kepada wartawan.
Ditekankan, di perbatasan pemerintah akan membangun lumbung pangan termasuk di Nunukan.
"Kita melihat potensi apa yang bisa bisa digerakkan, karena daerah perbatasan ini (Nunukan) merupakan peluang untuk mensuplai ke Malaysia," sebut Mentan.
Di Nunukan seperti yang sudah dimulai oleh masyarakat, ada beberapa komoditi yang bisa digerakkan. Ada padi, pisang, kakao, kelapa, sawit, termasuk rempah-rempah.
"Semua potensi ini bisa kita gerakkan," tukas Mentan.
[san]
BERITA TERKAIT: