Wujud Nyata Persaudaraan Indonesia-Malaysia Adalah Perlindungan TKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 28 Juli 2017, 02:08 WIB
Wujud Nyata Persaudaraan Indonesia-Malaysia Adalah Perlindungan TKI
Foto/Net
rmol news logo . Ketua MPR RI Zulkifli Hasan didampingi Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menerima kunjungan Penasihat Kerajaan Malaysia Tan Sri Dato Seri Utama Dr. Rais Yatim.

Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ketua MPR, Kokplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/7).

Zulkifli setuju untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara Malaysia dan Indonesia. Termasuk kerjasama dalam perlindungan tenaga kerja.

"Wujud nyata persaudaraan serumpun Indonesia-Malaysia adalah perlindungan dan pemenuhan hak untuk tenaga kerja Indonesia yang mencari nafkah di Malaysia," ungkapnya.

Pada pertemuan itu, Rais Yatim mengajukan sejumlah pertanyaan kepada ketua MPR. Antara lain menyangkut kedudukan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Juga anggaran pendidikan sebasar 20 persen dari total APBN.

Selain itu, penasihat Kerajaan Malaysia itu juga meminta dukungan pimpinan MPR untuk membantu merealisasikan niat menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa internasional.

Ketua MPR juga setuju dan akan mendukung rencana menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa internasional.

"Persaudaraan serumpun Indonesia-Malaysia ini harus diperluas dan ditingkatkan, termasuk inisiatif bersama untuk menjadikan Melayu sebagai bahasa serumpun," ujar Zulkifli. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA