"Djoko Sasono sosok pejabat yang langkah dan kren. Dia mundur dari jabatannya karena tak mampu mengurai kemacetan," kata pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago kepada redaksi, Minggu (27/12).
Pangi pun menilai Djoko Sasono adalah contoh yang
real menerapkan revolusi mental.
Menurut dia, Djoko Sasono adalah pejabat yang tidak mau terjebak pada makna-makna menyalahkan bawahan, dan sibuk mencari alasan.
"Saya juga memuji Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito yang mengundurkan diri karena merasa gagal memenuhi target. Dia juga sosok yang kren dan top," sebut Pangi.
"Mereka adalah sosok yang real menerapkan revolusi mental," tambahnya.
Dirjen Perhubungan Darat, Djoko Sasono, Sabtu malam (27/12) memutuskan untuk mundur dari jabatannya karena merasa tak bisa mengatasi dan mengurai kemacetan dalam beberapa momentum penting. Ia merasa menjadi orang yang paling bertanggungjawab atas kemacetan tersebut.
[rus]
BERITA TERKAIT: