"Kondisi itu menjadi sebuah kesempatan bagi kelompok teroris bisa masuk dan keluar Prancis dengan mudah. Kemudian mereka bisa hidup dengan baik karena mendapatakan hak hidup sesuai prinsip
liberte, egalite, fraternite," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 14/11).
Menurut TB Hasanuddin, kasus serangan di Paris tak bisa lepas dari suasana keterbukaan itu. Lahirlah ratusan warga negara Perancis yang ikut ISIS. Sebaliknya, karena keterbukaan dan egalite itu juga, orang ISIS masih punya hubungan dengan warga di Prancis sendiri. Ikatan kuat memungkinkan ISIS melakukan serangan balasan di Prancis sendiri.
TB Hasanuddin sendiri yakin Prancis mampu menagatasinya, meski memang tak semudah di Amerika Serikat karena prinsip hidup mereka yang terbuka itu. Sementara itu sepertiga warga negara Prancis itu pendatang.
"Tak mudah mengidentifikasi mana ISIS mana tidak. Kalau di AS, misalnya, lebih mudah diindentifikasi rasnya. Kalau di sana lebih susah karena multikultur dan multietnis. Itu konsekuensi keadaannya," demikian TB Hasanuddin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: