Johan menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tersebut disebabkan sopir yang membawa 3 penyidik KPK dan petugas dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengantuk.
"Benar, kejadiannya kemarin. Berdasarkan laporan yang kami terima ini, sopir yang membawa penyidik ngantuk," ujar Johan saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (15/10).
"Mereka sedang cek fisik kasus E-KTP," lanjutnya.
Perlu diketahui, salah satu penyidik yang menjadi korban dalam kecelakaan itu adalah Novel Baswedan.
Namun, ketiga penyidik dan petugas BPKP yang menjadi korban tersebut sudah akan kembali ke Jakarta sore nanti.
"Iya ada Novel Baswedan. Luka-luka saja kondisinya sudah dapat perawatan. Nanti sore diperkirakan sudah di Jakarta," pungkas Johan Budi.
[zul]
BERITA TERKAIT: