Di antara perusahaan itu adalah produsen farmasi dan minuman berenergi, mie instan, permen, makanan ringan dan minuman ringan. Dipamerkan pula sejumlah produk asal Indonesia yang telah lama masuk ke Uganda seperti produk kopi instan, teh hijau, makanan ringan, pasta gigi serta produk perawatan bayi.
"Pengunjung, dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari pelajar hingga orang dewasa, dengan antusias mencicipi aneka minuman berenergi dan mie instan dari salah satu merek terkenal di Indonesia," kata Sekretaris III Ekonomi KBRI Nairobi, Andaru Dhaniswara, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 14/10).
Acara yang digelar pada 2-11 Oktober 2015 ini diselenggarakan oleh Uganda Manufacturers Association (UMA) bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan Uganda.
Menurut Roy Putranto, perwakilan sebuah perusahaan farmasi Indonesia yang telah masuk pasar sejumlah negara Afrika, mengatakan bahwa Uganda memiliki iklim dan daya beli yang mirip dengan Indonesia sehingga sangat potensial untuk produk minuman berenergi.
Hal yang sama disampaikan Widy, perwakilan produsen produk perawatan bayi asal Indonesia yang sibuk berkeliling pameran untuk menawarkan produknya.
Produk-produk Indonesia terkenal memiliki kualitas yang baik sehingga banyak diminati masyarakat Uganda†ujarnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: