
Wajar jika negara meminta maaf kepada founding father Indonesia Soekarno. Pasalnya, jasa-jasa Bung Karno sebagai pejuang pemikir dan pemikir pejuang bagi bangsa negara telah dikotori fitnah keterlibatan gerakan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI)
Begitu kata Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia Faozan Amar kepada
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Sabtu, 10/10).
"Apalagi Bung Karno telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Ini bermakna, jasa-jasanya kepada bangsa dan negara itu telah ditetapkan secara de jure dan de facto," tegasnya.
Bagaimanapun juga, lanjut Faozan, Indonesia bisa merdeka selama lebih dari 70 tahun tak lepas dari jasa besar Bung Karno.
"Jika terhadap orang yang telah berjasa saja negara memperlakukan tidak adil, lantas bagaimana dengan rakyat biasa? Presiden Jokowi perlu membuktikan semboyan revolusi mental yang beliau sendiri usung," kata Faozan.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: