Menurut Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, ketakutan tersebut memang wajar. Namun, jangan langsung mencap politikus dan anggota dewan itu haram sehingga menjauhkan diri dari cita-cita menjadi politikus.
"Generasi muda menginginkan kesejahteraan untuk rakyat. Jadi, seharusnya mahasiswa jangan alergi tapi harus berani maju dan memperbaiki semua dari dalam," terang dia di aula Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu ( 27/9 ).
Mahyudin hadir membuka secara resmi Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara), kerjasama MPR RI dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).
Mahasiswa, lanjut dia, mesti berani bercita-cita terjun ke dunia politik dan harus berkiprah lebih baik. "Hal ini saya tekankan sebab tantangan Indonesia ke depan sangat berat. Bangsa ini butuh pemuda-pemuda tangguh," sambungnya.
Sosialisasi yang diikuti sekitar 200 peserta mahasiswa ini sendiri belangsung selama satu hari penuh dengan menampilkan dua narasumber yang sangat kapabel yakni anggota fraksi Golkar MPR RI Bowo Sidik Pangarso dan anggota fraksi PKS MPR RI Al Muzzamil Yusuf.
[sam]
BERITA TERKAIT: