Kemarahan Sofjan Wanandi Kian Membuktikan Konflik JK dan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 09 September 2015, 12:43 WIB
Kemarahan Sofjan Wanandi Kian Membuktikan Konflik JK dan Jokowi
jokowi-jk/net
Kecil Besar
rmol news logo . Bulan madu Joko Widodo dengan Jusuf Kalla sudah berakhir. Bukan lagi mesra dalam satu tahun perjalanan pemerintahan, keduanya malah terlibat konflik.

Meski konflik ini berusaha diredam, namun satu dua indikasi tetap muncul ke permukaan. Bahkan kini, kata Direktur Aufklarung Center, Dahroni Agung Prasetyo, Jokowi pun semakin tidak percaya dengan JK. lebih-lebih, tim ekonomi yang sebelumnya dikuasi lingkaran JK, terbukti tak bisa apa-apa. Maka reshuffle kemarin Jokowi merasa tak perlu lagi meminta pertimbangan JK.

Agung melihat, konflik Jokowi dengan JK memang sudah diprediksi sejak awal. Jokowi, yang selalu menjadikan rakyat sebagai fokus utama pembangunan, harus bergandengantangan dengan JK, yang mewakili kelompok kepentingan bisnis dan pengusaha. Kini, untuk memastikan janji kampanye terlaksana, Jokowi pun memasukkan nama Rizal Ramli.

"Sosok Rizal Ramli ini menjadi harapan baru akan pemerintahan yang bisa mewujudkan cita-cita Trisakti dan nawacita," ungkap Agung kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 9/9).

Maka dengan kepercayaan penuh Jokowi, penilaian Agung, Rizal Ramli langsung menggebrak sumbatan dan hambatan yang selama ini menjadi penghalang janji suci Jokowi kepada rakyat. Dan ironisnya, sumbatan itu bukan dari luar saja, melainkan dari dalam pemerintahan sendiri.

"Namun bukan Rizal Ramli namanya kalau tak terus menggebrak. Mau dari pemerintah atau bukan, Rizal terbukti konsisten memperjuangkan apa yang ia yakini benar sesuai dengan amanat konstitusi. Masalah gaduh, itu hanya persepsi pihak yang terganggu saja," tegas Agung.

Sikap Rizal Ramli yang berpihak pada rakyat banyak ini, tegas Agung, tentu saja menggangu kepentingan bisnis, yang sialnya diduga adalah lingkaran bisnis JK. Termasuk di dalamnya terkait dengan proyek ambisius pembangkit listrik 35.000 MW.

"Maka tak heran dengan Sofjan Wanandi yang teman JK sejak lama itu. Kemarahan Sofjan pada Rizal kian membuktikan ada konflik JK dan Jokowi," demikian Agung. [ysa]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA